Lembaga Pengembangan Bahasa Arab (LPBA) PP Mambaul Ulum Bata Bata

A. Latar Belakang

Di pesantren, Bahasa Arab marupakan sarana dalam mencari ilmu pengetahuan Islam. hal ini dipandang penting mengingat sumber, referensi dan materi kurikulum kegiatan pendidikan di pondok pesantren didominasi oleh kitab yang tidak ber-syakal atau harkat atau kita kenal dengan sebutan “kitab gundul” .
Permasalahan yang kemudian timbul adalah kenyataan bahwa sebagian besar santri berasal dari daerah–daerah yang notabenenya tingkat interaksi kesehariannya jauh dari bahasa Arab. Hal ini disebabkan karena pendidikan Bahasa Arab hanya menjadi muatan kurikulum pendidikan agama yang kurang dibiasakan dalam bentuk sistem khusus berupa kursus Bahasa Arab. Sehingga pengalaman calon santri dalam Bahasa Arab dirasa kurang dari sempurna.
Solusi yang kemudian diajukan di PP. Mambaul Ulum Bata-Bata adalah adanya usaha dalam bentuk lembaga asosiasi khusus untuk menanamkan kemampuan membaca kitab. Dari usaha tersebut diharapkan santri mampu secara mandiri untuk memahami dan mempelajari kitab–kitab tersebut.
Namun pada sisi yang lain, ketidak kemampuan membaca kitab tersebut dalam format yang lain, berupa kemampuan santri untuk berkomunikasi dan menulis Arab dengan membentuk wadah atau membentuk lembaga khusus. Lembaga tersebut kemudian bernama Lembaga Pengembangan Bahasa Arab yang disingkat LPBA pada tahun 1412H /1990M.

B. Orientasi Pengembangan

Adapun orientasi pengembangan LPBA adalah menjadi lembaga yang mampu menghasilkan lulusan yang berkomitmen dengan terampil ( maharah ) berbahasa arab baik aktif maupun pasif. Dari orientasi pengembagan tersebut, penekanan perogram selanjutnya diarahkan terhadap:

  1. Melaksanakan pelajaran secara profesional
  2. Menciptakan lingkungan yang kondusif dalam pengembangan keterampilan berbahasa Arab.
  3. Konsis mengembangkan kemampuan santri dari berbahasa arab pasif berbahasa arab secara aktif.
  4. Membumikan bahasa Arab di pondok pesantren
  5. Mempertahankan eksitensi Bahasa Arab sebagai bahasa pemersatu kaum muslimin.

C. Program – Program LPBA.

1. Program Permanen

  1. Kursus Rutin
  2. Latihan Khitobah
  3. Munaqosah
  4. Thadhoyuf
  5. Istima’
  6. Penerbitan Mading
  7. Ziyaroh Wuddiyah (Kunjungan pendidikan)
  8. Rihlah Alamiyah
  9. Rapat Bulanan

2. Program Insidentil

  1. Penerimaan Anggota Baru
  2. Penerima’an Anggota baru
  3. Perlombaan Antar Peserta kursus
  4. Malam Perpisahan
  5. Nadwah Ilmiyah ( Seminar )
  6. Studiy banding
  7. Pembuatan Kartu Anggota
  8. Pembuatan Seragam
  9. Reformasi Pengurus
  10. Pelantikan Pengurus

D. Keadaan Anggota

Perekrutan anggota LPBA dilaksanakan setiap setengah tahun sekali ( dua kali satu tahun ) dengan kualifikasi kemampuan kelas mulai tingkat MI B kelas IV – VI , kelas II – III Mts A dan Mts B serta kelas I – II MA A , disamping itu keanggotaan LPBA ditempuh selama kurang lebih lima bulan dan memakai syistem Tingkatan-Tingkatan ( Marhalah ).

  1. Marhalah Mubtadi’in ( Ula )
  2. Marhalah Mutaqoddimin ( Ulya )

E. Kegiatan Belajar Mengajar

1. Jadwal Kegiatan
Kegiatan belajar Mengajar ( KBM ) di LPBA berupa kursus bahasa Arab yang dilaksanakan dengan format sebagai berikut :

NO Hari Materi Waktu
1 Malam Sabtu  Khitobah  22.00 WIB
2 Malam Ahad  Tadhoyu  22.00 WIB
3 Malam Senin  Taronnum  22.00 WIB
4 Malam Selasa  Muhawarah  19.00 WIB
5 Malam Rabu  Munaqosah  22.00 WIB
6 MalamKamis Hifzdul Muhafawar  22.00 WIB
7 Sabtu Pagi Durusul ‘Ajilah  06.00 WIB
8 Ahad Pagi Durusul ‘Ajilah 06.00 WIB
9 Senin Pagi Durusul ‘Ajilah  06.00 WIB
10 Selasa Pagi Durusul ‘Ajilah 45
11 Rabu Pagi Durusul ‘Ajilah  06.00 WIB
12 Kamis Pagi Durusul ‘Ajilah  06.00 WIB

2. Kurikulum dan Bahan Ajar
Kurikulum yang di gunakan di LPBA dalam penyajian materi Bahasa Arab di antaranya sebagai berikut :

  1. Marhalah Mubtadiin dengan target Muharatul istima’ dan mukalamah. pada marhalah Mubtadiin menggunakan kitab panduan Al-Lughatul dan MUHAWARAH terbitan Bangil, serta pengajaran Nahwu menggunakan Bahasa Arab .
  2. Marhalah Mutaqaddimin dengan target Maharatul Kitabah dan Lahjah Arab . Pada Marhalah Mutaqaddimin menggunakan panduan kitab Bahasa Arab serta di dukung Munaqasyah kitabiyah.

3. Metode Pengajaran
Dalam metode pengajaran Bahasa Arab senantiasa di sesuaikan dengan abiliti kemampuan anak didik. Dan di antara metode yang pernah diterapkan adalah :

  1. Untuk Marhalah Mubtadi’in lebih banyak Menggunakan metode demontrasi. Muhadasah Ammah di halaman Markaz.
  2. Untuk Marhalah Mutaqoddimin Menggunakan metoda Qiro’ah ,Insya’ dan Munaqosyah kitabiyah.

4. Mu’allim
Di antara Muallim di LPBA , adalah lulusan dalam Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata sendiri dan sebagian dari luar yang berkompeten di bidang Bahasa Arab.

5. Pelaksanaan Kegiatan
a. Maharotul Al-Qiroah
Program ini merupakan progam yang disediakan dimarkaz untuk melatih siswa dalam membaca tulisan – tulisan yang berbahasa arob yang sesuai dengan kaidah-kaidah ilmu nahwu dan ilmu shorrof. Dan Program ini dilaksanakan setiap hari kecuali hari jum’at dan hari selasa dilaksanakan pada jam 05.00 WIB s/d 06.00 WIB.pagi, sedangkan hari jum’at pagi diisi dengan kerja bakti dan hari selasa diisi dengan lari pagi bersama kebarisan sambil berbahasa Arob.
b. Maharotul Al-mukalamah
Progam mukalamah ini merupakan suatu progam penting dilembaga pengembangan bahasa arob (LPBA) karena bahasa membutuh terhadap kebiasaan berbicara memakai bahasa yang mereka pelajari. Oleh karena itu progam ini dilaksanakan di LPBA sejak pertama kali siswa tinggal dimarkaz tapi tidak diwajibkan hanya saja dianjurkan berbahasa arab. Setelah dua bulan maka siswa diwajibkan berbahasa Arob.
Tapi progam ini ada waktu khusus yang dibimbing langsung oleh mas ul markaz untuk memperbaiki lahjah – lahjah meraka sesuai dengan lahjah (intonasi) Arob. Dan itu dilaksanakan tiap malam Ahad setelah jam belajar sampai pkl 11.00 WIB.
c. Maharotul Al- kitabah
Progam Al- kitabah diadakan untuk melatih siswa dalam menulis tulisan Arob sesuai dengan kaidah – kaidah khot kerena belajar bahasa Arob tak cukup dengan hanya bisa berbahasa Arob akan tetapi mereka juga harus bisa menulis tulisan Arob, dan progam ini dilaksanakan tiap hari Sabtu dan hari rabu Pagi.
d. Maharotul Al-istima’
Progam istima’ merupakan progam paling terakhir dalam pembelajaran Bahasa Arob setelah siswa mempelajari maharoh – maharoh yang tiga (maharotul Al-qiroah, Al-mukalamah dan Al- kitabah), yang tujuannya supaya mereka terbiasa mendengarkan perkataan – perkataan yang berbahasa arob dan dicerna dengan jelas dan mampu mengungkapkan apa yang mereka dengar. Program ini dilaksanakan tiap malam Kamis setelah jam balajar yang dipimpin langgsung oleh seksi munaqosyah (khusus mutaqoddim) dan juga progam ini dilaksanakan dengan cara menonton film yang berbahasa Arob dikantor LPBA (semua tingkatan) di saat libur pesantren.
Kegiatan belajar mengajar (KBM) di LPBA berupa kursus bahasa Arob yang dilaksanakan sebagai berikut:

NO MATERI HARI WAKTU TEMPAT
1 Qowaid Setiap Hari 05.00 WIB Kamar
2 Tadlayuf Malam Ahad 21.30 WIB Halaman markaz
3 Taronnum Malam Senin 21.30 WIB Halaman markaz
4 Hifdul muaroh Malam Rabu 21.30 WIB Halaman markaz
5 Munaqosyah Malam Kamis 21.30 WIB Halaman markaz
6 Khithobah Malam Sabtu 21.30 WIB Halaman markaz
7 Tahlil Malam Jum’at 19.30 WIB Halaman markaz
8 Istighatsah Malam Jum’at 18.00 WIB Halaman markaz
9 Kajian kitab muhawaroh Malam Selasa 18.30 WIB Halaman markaz

Sumber : idaroh.blogspt

Posted on 13 Oktober 2011, in Bata-Bata and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: