Kegiatan Ubudiyah PP Mambaul Ulum Bata Bata

1. Shalat Berjamaah

Shalat berjamaah merupakan ibadah yang mempunyai nilai sangat tinggi. Disamping memiliki berbagai keutamaan yang berlipat dibandingkan shalat sendirian, Shalat berjamaah memberikan pesan sosial pada kehidupan. Shalat berjamaah melahirkan pesan kebersamaan, kesamaan strata dan kedudukan, keutuhan dan nilai ketertundukan pada seorang pemimpin dan pengendalian kehidupan masyarakat.
Di PP. Mambaul Ulum Bata-Bata, shalat berjamaah diprogramkan sebagai kegiatan ubudiyah pokok yang ditekankan kepada semua santri untuk melaksanakannya. Namun program ini tidak diwajibkan dan tidak memiliki sanksi khusus bagi santri yang tidak mengikutinya. Hal ini disebabkan karena kapasitas musholla yang tidak bisa menampung seluruh jumlah santri yang ada.
Untuk membiasakan shalat berjamaah, santri dikerahkan dari asrama masing-masing untuk mengikuti shalat berjamaah ini 15 menit sebelum shalat didirikan. Bagi santri yang terlambat dan tidak mendapatkan tempat di musholla untuk mengikuti shalat berjamaah, santri diarahkan untuk mengikuti shalat berjamaah di congkop. Hal ini dilakukan untuk membiasakan santri untuk gemar mendirikan shalat berjamaah.
Shalat berjamaah diprogramkan pada sholat Mahgrib, Shubuh, Dzuhur dan Ashar. Untuk menciptakan tradisi ubudiyah yang baik, santri diarahkan agar tidak hanya mengikuti shalat berjamaah saja, melainkan mengikuti wirid sampai doa selesai. Untuk memaksimalkan program ini, kegiatan shalat berjamaah dan wirid bersama ini dijaga dan ditertibkan oleh jajaran amnil khash dan kepada asrama/daerah.
Untuk menyempurnakan pelaksanaan kegiatan shalat berjamaah ini, santri diarahkan untuk menggunakan pakaian yang etis, sehingga santri ditekankan untuk tidak menggunakan pakaian yang bertulis dan bergambar di bagian-bagian pakaiannya. Dan khusus pada malam Jum’at, santri diarahkan untuk mengenakan pakaian putih. Dan di mushollah telah terdapat tim ubudiyah yang akan mengarahkan santri untuk mengambil shaf depan terlebih dahulu, meluruskan dan merapatkan shaf dan menertibkan mereka agar tidak menimbulkan kegaduhan.
Tidak hanya pada pelaksanaan shalat fardlu, sholat berjamaah di musholla juga didirikan untuk shalat-shalat sunnah yang disyariatkan secara berjamaah. Pada kegiatan shalat sunnah berjamaah ini, santri juga diarahkan untuk menggunakan pakaian putih. Shalat sunnah yang disyariatkan untuk didirikan secara berjamaah itu seperti pada shalat tarawih, shalat khusuf dan khusuf, shalat Idul Fitri dan Idul Adha dan shalat Istisqa’.

2. Istighatsah

Istighatsah merupakan kegiatan keagamaan yang tujuannya adalah memohon sesuatu kepada Allah. Istilah ini lebih popular sebagai kegiatan munajat yang melibatkan orang banyak dalam pelaksanaannya. Kegiatan istighatsah di PP. Mambaul Ulum Bata-Bata diklasifikasikan sebagai berikut;
a. Istighatsah yang dilaksanakan oleh pengurus Pusat.

  1. menyambut hari libur pesantren pada Bulan Maulid,
  2. menyambut hari libur pesantren pada Bulan Sya’ban,
  3. menyambut Nishfu Sya’ban,
  4. menyambut malam Idul Fitri dan Idul Adha,
  5. setelah Shalat Idul Fitri dan Idul Adha.
  6. berdasarkan intruksi pengasuh dan insidentil.

b. Istighatsah yang dilaksanakan oleh pengurus asrama dan badan otonom (LPBA, BBEC, M2KD dan BBC)

  1. setelah jam belajar,
  2. setelah shalat shubuh,
  3. setelah shalat maghrib,

c. Istighatsah yang dilaksanakan oleh tim khusus
Istighatsah dilakukan dengan bacaan-bacaan tertentu sesuai dengan hajat atau tujuan yang akan dicapai. Program ini dilaksanakan dengan waktu yang sifatnya khusus. Isighatsah yang sifatnya khusus ini bermacam-macam. Diantaranya ada dilaksanakan di cogkop, di kediaman pengasuh dan beberapa badan otonom.

3. Puasa Sunnah

Selain puasa fardlu, didalam Islam juga terdapat hari-hari yang disunnahkan untuk berpuasa. Di PP. Mambaul Ulum Bata-Bata kegiatan puasa sunnah ini diarahkan untuk menjadi program ubudiyah dengan menganjurkan seluruh santri untuk berpuasa. Sehingga, dalam pelaksanaannya, kegiatan puasa ini amper menyerupai kegiatan puasa wajib. Puasa-puasa sunnah yang disistemkan oleh PP. Mambaul Ulum Bata-Bata adalah sebagai berikut;
a. Puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah (08-09 Dzul Hijjah)
b. Puasa sunnah Tasu’a dan ‘Asyura (09-01 Muharrom)
Pelaksanaan kegiatan puasa sunnah ini ditetapkan untuk membiasakan santri agar menyukai tradisi ubudiyah yang disunnahkan oleh Rosulullah SAW. Dengan pembiasaan ini, diharapkan santri mampu membiasakannya pada saat berada di rumah masing-masing. Untuk memotivasi santri dalam tatanan pelaksanaan kegiatan ubudiyah ini, seluruh lapisan fungsionaris pesantren dikondisikan semaksimal mungkin dengan mengadakan kegiatan buka bersama.

4. Kegiatan ubudiyah lain

a. Haul RKH. Abd. Majid dan RKH. Ahmad Mahfudz
Kegiatan ubudiyah yang sangat penting di PP. Mambaul Ulum Bata-Bata adalah kegiatan haul. Kegiatan haul digunakan untuk memperingati wafatnya RKH. Abd. Majid dan RKH Ahmad Mahfudz. Kegiatan ini mendapatkan perhatian dari masyarakat. Terbukti, pada pelaksanaan haul ini dihadiri tidak kurang dari 3000 orang dari seluruh penjuru.
Haul RKH. Abd. Majid dilaksanakan siang hari setiap tanggal 04 Syawwal. Sementara haul RKH. Ahmad Mahfudz dilaksanakan pada sore hari menjelang buka puasa setiap tanggal 12 Ramadlan. Pelaksanaan haul RKH. Abd. Majid dan RKH Ahmad Mahfudz ini dilaksanakan di musholla PP. Mambaul Ulum Bata-Bata.

b. Diba’iyah
Kegiatan ubudiyah yang juga diprogramkan oleh PP. Mambaul Ulum Bata-Bata adalah kegiatan diba’iyah. Kegiatan diba’iyah adalah kegiatan pembacaan syair-syair yang berisi sanjungan dan pujian bagi Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini mempunyai tujuan untuk memperkuat ketahanan spiritual santri kuhusnya dalam meneladani Rosulullah SAW.
Kegiatan ini dilaksanakan di musholla setiap malam Jum’at dan malam Selasa. Dimulai dari setelah sholat isya’ sampai dengan selesai. Kegiatan ini diikuti oleh santri dari beberapa kalangan saja. Program ini tidak wajib diikuti oleh seluruh santri. Melainkan santri yang tidak memiliki kegiatan pada waktu yang sama dianjurkan untuk mengikuti kegiatan ini.

c. Santunan bagi Yatama
Pada setiap tanggal 10 Muharrom terdapat ibadah-ibadah sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Disamping berpuasa, memotong kuku, mandi sunnah dan memotong rambut, PP. Mambaul Ulum Bata-Bata juga memprogramkan kegiatan santunan bagi anak yatim. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kesejahteraan dan tunjangan pendidikan dan biaya hidup bagi para yatama.
Kegiatan ini dilakukan dengan terlebih dahulu mengadakan pendataan santri dan tetangga sekitar pesantren yang berstatus yatim secara intensif. Kemudian mengadakan proses penghimpunan donasi dari para donator dan dermawan. Disamping itu, penggalangan dana ini ditujukan pada santri dan badan usaha milikk pesantren. Dana tersebut kemudian disatukan untuk didistribusikan kepada para yatama. Program ini, secara sistematik dilaksanakan oleh instansi pesantren yang disebut dengan BKPDM atau Badan Kesejahteraan Pendidikan Dlu’ada dan Masakin.

Sumber : idaroh

Posted on 27 September 2011, in Bata-Bata and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: